Keefektifan Fasidol Forte dalam Mengatasi Nyeri dan Menurunkan Demam

Fasidol Forte merupakan obat dengan kandungan paracetamol tinggi sebagai penghilang nyeri. Seperti halnya semua obat yang mengandung paracetamol, obat ini sangat ampuh untuk menghilangkan berbagai jenis nyeri, termasuk sakit gigi, sakit kepala, dan segala  bentuk nyeri yang diakibatkan gangguan dalam tubuh, dan juga menstruasi.

Seefektif Apakah Paracetamol untuk Menyembuhkan Sakit Kepala?
Hal  yang  paling sering dialami oleh siapa saja adalah sakit kepala. Tidak ada satupun manusia di dunia ini yang dapat ‘lolos’ dari gangguan ini.  Mayoritas masyarakat kita biasanya langsung mencari obat sakit kepala yang dijual bebas untuk menghilangkan rasa sakit.  Pilihan yang ada di toko adalah obat dengan paracetamol atau aspirin.  Tetapi, paracetamol dianggap lebih efektif. Apa alasannya?

Aspirin bekerja dengan mengikat enzim yang diperlukan memproduksi hormon tubuh alami, prostaglandin yang melindungi tubuh dari kerusakan ketika ada luka dalam tubuh. Memang, aspirin dapat mengurangi rasa sakit, tetapi produksi prostaglandin juga akan berhenti jika seseorang mengkonsumsi aspirin terlalu banyak. 

Sebaliknya, paracetamol hanya menghambat prostaglandin, sehingga enzim ini masih dapat berfungsi. Fasidol Forte yang mengandung paracetamol juga menawarkan fungsi yang sama.

Apalagi Keuntungan Kandungan Paracetamol?
Risiko untuk mengalami pengentalan darah, kerusakan ginjal dan gangguan pada liver sangat besar pada mereka yang menggantungkan diri pada aspirin untuk mengatasi sakit kepala. Sedangkan paracetamol jauh lebih aman meskipun  konsumsi paracetamol juga harus sesuai dengan diagnosa dokter.  Fasidol Forte mengandung 650 gram dan sangat sesuai dengan kebutuhan pengguna secara umum, asalkan konsumsi sesuai petunjuk. 

Untuk orang dewasa, konsumsi tidak boleh melebihi delapan kaplet dalam satu hari, dimana konsumsi 1 – 2 kaplet dilakukan maksimal 4 kali sehari. Sedangkan untuk anak berusia 7-12 tahun disarankan tidak lebih dari satu kaplet sebanyak 3 kali sehari dengan konsumsi maksimum sehari adalah 4 kaplet. 

Risiko Overdosis Paracetamol

Tentu ada risiko konsumsi paracetamol jika dikonsumsi dalam dosis yang tidak sesuai anjuran. Konsumsi terlalu sering atau tinggi justru akan mengakibatkan sakit kepala rebound, atau sakit kepala yang terjadi setiap hari,  terutama di pagi hari. Kondisi ini dapat lebih parah dengan pola hidup yang tidak sehat, yaitu mengkonsumsi alkohol.  Fasidol Forte memang dijual bebas, tetapi terdapat petunjuk penggunaan dalam kemasan. Tentunya, pengguna harus memperhatikan dosis yang tepat sebelum mengkonsumsi obat ini. 

Fasidol Forte dapat dikonsumsi saat seseorang mengalami sakit kepala atau merasa demam. Tetapi, bukan berarti obat ini dapat diteruskan saat demam tidak kunjung turun. Paracetamol dapat menurunkan suhu tubuh sementara. 

Tetapi, demam yang disebabkan infeksi dalam tubuh tidak akan turun jika infeksi tersebut tidak dituntaskan sesegera mungkin.  Dengan kata lain, konsumsi obat ini dianjurkan saat seseorang mengalami demam supaya demam segera turun untuk mencegah kerusakan pada saraf, terutama di bagian otak.  

Jika demam segera turun, penggunaan Fasidol Forte tidak perlu diteruskan. Namun, jika demam tidak turun dalam 24 jam, tentu pengobatan medis harus segera dilakukan, terutama untuk anak di kisaran usia tujuh hingga dua belas tahun. Perlu diingat bahwa penggunaan obat ini tidak boleh bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol.  

Nah, para orang tua yang memberikan sirup ini kepada si kecil yang demam dan mengalami flu, misalnya, mereka tidak boleh memberikan obat flu yang sudah mengandung paracetamol.  Bahkan jika orang tua sedang sakit kepala atau demam, cukup konsumsi Fasidol Forte sebagai pertolongan pertama pada sakit kepala atau nyeri. 

Keefektifan Fasidol Forte dalam Mengatasi Nyeri dan Menurunkan Demam Rating: 4.5 Diposkan Oleh: admin